Sunday, September 7, 2014

Ngopi Murmer di KFC Dago


Nama tempat: KFC Dago
Lokasi: Superindo Dago (1980-1990-an lebih ngetop dengan sebutan Gelael)
Harga: Rp 8-10 ribu

Sebagai pecinta kopi :P makan di KFC pun cari kopi dwunk. Sejak 1990-an, di Bandung, hanya KFC Dago (Superindo) yang menyediakan menu cappuccino selain black (americano) tentunya. 

Sepertinya karena lokasinya yang berada di tempat nongkrong orang Bandung, termasuk juga karena rame di malam hari, maka KFC Dago yang paling konsisten menyediakan menu kopi.  

Seingat saya, di KFC Riau juga pernah ada kopi, hanya saja kopinya kopi celup, bukan di-steam seperti yang di Dago. Bagaimana pun rasa kopi yang diseduh dengan yang di-steam berbeda, dan saya lebih suka yang di-steam. Kopi hitam yang di-steam, di Starbucks atau di beberapa kafe lainnya, biasanya dtuliskan di daftar menunya dengan istilah americano.

Ngemeng-ngemeng soal americano, erat kaitannya dengan sejarah espresso. Espresso adalah jenis kopi yang diekstrak dengan lebih kental, diminum tanpa campuran apa-apa termasuk gula. Tujuannya memang biasanya untuk orang-orang yang niat banget mencari manfaat dari kafeinnya, biar tetap melek. 
Tapi rupanya dalam sejarah cara menyeduh kopi, diketahui bahwa orang Amerika ngeper sama espresso yang kental dan pahit. Mereka lebih suka jika espresso-nya ditambah air lebih banyak. Muncullah kemudian nama americano sebagai ejekan kepada orang Amrik yang ingin agar espresso-nya dibuat lebih encer.

KFC Dago sempat tidak menyediakan kopi. Kecewa, karena cappuccino-nya muraaah, meskipun mungkin rasanya tidak secanggih cappuccino di kafe-kafe. Tapi buat saya mah yang di rumah terbiasa minum kopi-kopi sachet-an, rasanya tergolong enak lah.

Awalnya, ketika harganya masih Rp 6.000, kopi dipesan bareng dengan pesanan makanan. Sejak 2012, dan harganya naik jadi Rp 7.000, pengelolanya membuat “dapur” khusus di posisi terpisah, yang dilengkapi kursi-kursi bergaya kafe. Sekarang saya menduga harganya Rp 8-10 ribu. Makleum sejak 2012 itu saya belum sempat lagi ke sana, pasalnya teman-teman mulai punya kehidupan sorangan-sorangan.**

No comments: